JAKARTA




Jakarta,  November 23, 2013

Perjalan baru telah sebulan dilewati..
Banyak air mata yg keluar, aku.. bahkan dari orang2 terdekatku..
Berpisah dengan orang – orang yang disayangi ( read : tiba –tiba ) di suatu fase yg seharusnya belum terjadi.. Ini sungguh berat.. Banyak pihak yg belum bisa terima keadaan ini..

Melanjutkan kerjaan di beda kota..

Mama, Papa, Adik – adik..
Belum banyak yang bisa aku beri kepada mereka… :(
Cita & Cinta membuat kita sadar bahwa arti hidup adalah Berjuang..

Ma, Pa, Si, Sis..
Maaf  jika selama ini belum bisa seutuhnya menjadi diri yang seharusnya vita lakoni :(
Vita kangeeeenn banget sama kalian….
Membawa satu album foto kalian rasanya belum cukup menggantikan rasa kangen ini..
Doa  - doa kalianlah yg membawa vita sampai di kota asing ini..
Doa  - doa kalianlah yang mengantarkan vita ke kesuksesan di kemudian hari :)
Sungguh vita minta maaf hanya bisa membuat air mata kalian mengalir yang tak seharusnya mengalir lebih awal..

Dan ternyata, dukungan kalian tidak berhenti begitu saja, sampai detik ini vita masih menerima uluran tangan dari kalian, sungguh lemah hati ini.. Air mata mengalir *lagi* begitu saja ketika setiap menerima bantuan - bantuan yang kalian berikan..  Kasih sayang kalian begitu nyata..  Vita masih merasakan kehangatan kasih sayang kalian walau sekarang kita dipisahkan oleh selat kecil,, dan dibedakan oleh pulau..

Dear my Prince..
Sebelumnya terima kasih banyak kuucapkan untukmu terkasih atas kehadirannya sedari aku tiba di  kota ini sampai sekarang..
Mungkin appresiasi yang terdengar agak ke“lebay-lebay”an  :D
Tapi sungguh, aku tak tau lagi bagaimana caranya mengungkapkan wujud terima kasihku ini kepadamu..
Sudah beeeeegitu banyak pengorbanan yg kamu berikan :)

Aku datang untuk-mu..
Banyak kelemahan yang ada pada diri ini.. Maafkan aku jika semejak kedatanganku  banyak khilaf yg menghiasi hari - harimu..
Sungguh akupun tak inginkan itu.. Entah mengapa keegoisan itu selalu datang begitu saja.  Selalu kutepiskan, namun hati ini tak mampu melawannya..

Kesendirian,, ya,, mungkin kesepianlah yang mengubahku seperti ini..
Aku benar - benar memerlukan sosokmu yang utuh..
Kehadiran untuk menemani, bahu untuk bersandar, canda untuk menghibur & genggaman tanganmu untuk menguatkanku.. :)
Maafkan aku..
Aku butuh sosok Ibu di dirimu,
Aku butuh sosok Ayah di dirimu,
Aku juga butuh sosok seperti adik-adikku di dirimu,
Dan Aku butuh sosok seorang kakak di dirimu..

Maafkan,, maafkan aku yang lemah ini :(